Saturday, 7 November 2015

Test MANTRI BRI

Tips Lolos Wawancara Kerja Posisi Mantri BRI

Tips Wawancara Kerja Marketing – Marketing, jika kita artikan, marketing merupakan suatu proses pemasaran. Marketing itu sendiri adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumer
Dan jika Anda ingin bekerja di posisi marketing ini, maka Anda harus memiliki kemampuan setidaknya dalam proses pemasaran. Untuk menjadi seorang marketing, bukan hanya kemampuan pemasaran yang akan diandalkan, namun Anda juga harus memiliki kemampuan dalam berkomunikasi yang baik dan benar. Baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Jika Anda ingin bekerja sebagai seorang marketing, maka setidaknya Anda harus mengikuti serangkaian bentuk tes yang diadakan oleh perusahaan yang Anda lamar untuk mengisi posisi sebagai seorang marketing. Dan salah satu tes yang harus Anda hadapi yaitu proses wawancara kerja. Agar Anda bisa lolos dalam proses wawancara kerja sebagai marketing, maka Anda harus mempersiapkan diri Anda sebelum Anda wawancara kerja. Dan berikut ini ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum Anda melangsungkan sesi wawancara kerja sebagai seorang marketing, yaitu sebagai berikut:

Survey Lokasi Wawancara Kerja
Sempatkan diri Anda untuk survey atau mengecek lokasi interview. Hal ini dilakukan agar keesokan harinya Anda tidak sibuk atau kebingunagn mencari lokasi wawancara kerja. Namun hal ini tidak perlu dilakukan jika Anda telah mengetahui lokasi wawancara kerja.

Datanglah Lebih Awal

Datanglah 10 menit atau lebih awal dari jadwal wawancara yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan agar Anda dapat Merileks-an diri, sehingga Anda tidak tergopoh-gopoh yang menyebabkan berkeringat dan gugup saat melakukan wawancara.

Siapkan Jawaban Atas Pertanyaan Wawancara Kerja

Hal ini perlu Anda lakukan, dengan Anda melakukan persiapan ini, kepercayaan diri Anda akan bertambah, sehingga tidak membuat Anda khawatir lagi untuk tidak dapat menjawab pertanyaan dari interviewer.

Berpakaianlah yang Rapi dan Formil

Anda dapat berpakaian dengan kemampuan financial Anda. Untuk pria pakailah pakaian kameja lengan panjang dengan warna cerah namun tidak norak atau mencolok. Hal ini memiliki penilaian psikologis oleh si pewancara. Normalnya pakaian yang dipakai untuk wawancara kerja adalah kemeja putih dan celana panjang warna hitam dengan bahan keper. Untuk wanita, pakailah pakaian yang menunjukan Anda seorang pekerja, dan jangan ber make-up terlalu tebal, bermake-up lah sewajarnya.

Awali dan akhiri wawancara dengan Sapaan dan Jabat Tangan

Ketuklah pintu sebelum Anda masuk kedalam ruangan si pewawancara, kemudian ulurkan tangan Anda lebih awal untuk berjabat tangan sambil mengucapkan sapaan hangat. Hal ini dilakukan agar pewawancara memberi kesan positif bahwa Anda adalah orang yang smart dan ramah serta percaya diri.

Hal yang terakhir yang harus Anda lakukan adalah, setelah Anda selesai di wawancarai ucapkan terima kasih dan jabat tangan dengan interviewer sembari memberikan senyuman ramah.


Mantri BRI

Tips Menjadi Seorang Marketing Yang HEBAT
Marketing, mungkin ketika Anda membaca ataupun mendengar kata ini langsung terbayang dipikiran bahwa Marketing itu adalah salesman dan ,saleswoman, yang sering Anda lihat dimana pun yang menawarkan produk barang maupun pun jasa dari berbagai macam perusahaan. Marketing adalah ujung tombak yang menjadikan suatu perusahaan akan meraih kesuksesan atau kemunduran. Marketing mempunyai tugas utama, yaitu menjual produk atau jasa dari suatu perusahaan yang mempunyai target pasar sesuai dengan yang telah ditentukan oleh perusahaan tersebut.
Banyak yang mengatakan bahwa apabila Anda pernah kerja sebagai Marketing disuatu perusahaan, maka Anda akan memiliki lebih besar jiwa semangat juang dalam menghadapi kerasnya kehidupan didunia ini. Marketing saat ini sesungguhnya sudah mulai gencar diduniaonline, oleh karena itu disebut sebagai Marketing Online. Akan tetapi, prinsip dasarnya pun sama yaitu menjual produk atau jasa dari suatu perusahaan dengan target yang telah ditentukan.
Simak Tips Menjadi Marketing Handal Berikut Ini :
Kenali market Anda. Pada segmen apa Anda ingin memasarkan produk atau jasa tersebut, dan siapa saja yang menjadi sasaran jual Anda. Pastikan Anda menjual produk atau jasa pada orang yang tepat.
Have a good appearance. Anda tidak pernah tahu dimana dan kapan Anda akan bertemu dengan calon client Anda. Kesan pertama akan terlihat dari penampilan Anda. Berikanlah kesan baik dan meyakinkan ketika target melihat Anda, karena dengan penampilan Anda yang nampak rapih dan meyakinkan maka target Anda akan menilai bahwa produk atau jasa yang ditawarkan memiliki kualitas yang baik.
Perluaslah koneksi atau kenalan Anda. Kembangkan sayap Anda, jangan hanya terbatas lingkup kecil saja. Perluas wawasan Anda untuk memasuki dunia yang belum pernah Anda tahu. Semakin banyak koneksi dan wawasan yang Anda miliki maka semakin besar kesempatan Anda untuk mendapatkan client baru.
Kuasai produk atau jasa yang ditawarkan (product knowledge). Bagaimana mungkin Anda menawarkan produk atau jasa yang ditawarkan kepada calon client tapi Anda belum menguasai secara penuh mengenai keunggulan, kekurangan, harga, kualitas, target konsumen atau client, dan hal lainnya.
Keluar dari comfort zoneJangan pernah merasa bahwa yang Anda raih saat ini sudah cukup memuaskan. Anda bekerja dengan target, jika Anda bisa untuk mendapatkan yang lebih maka tidak ada alasan bagi Anda untuk berhenti. Beranikan diri Anda untuk melangkah keluar dari zona nyaman untuk mendapatkan tantangan baru, misalnya mendapatkan client dari kalangan yang pernah Anda masuki sebelumnya. Hal ini akan menuntut Anda untuk memiliki kemampuan kecepatan beradaptasi.
Ciptakan antusiasme dalam diri Anda. Menciptakan antusiasme dibutuhkan usaha dan kerja keras, intensionalitas, dan tindakan. Antusiasme adalah tindakan atau aksi bukan hanya sebuah cita-cita. Maka berusahalah untuk mewujudkan apa yang sudah Anda cita-citakan.
Catat testimonialClient Anda merasa puas dengan produk atau jasa yang Anda jual, catat testimoni dari mereka. Sebuah testimoni sangat berarti sebagai bukti keunggulan produk Anda. Mereka mungkin akan mengatakan hal-hal yang tidak pernah terpikirkan oleh Anda.
Bergulat dengan kenyataan. Dunia Marketing adalah dunia yang penuh dengan persaingan dalam hal apa pun, oleh karena itu Anda harus memiliki mental yang sangat kuat. Penawaran yang Anda ajukan tidak selalu dapat diterima oleh client. Penolakan merupakan hal yang sudah wajar dalam dunia Marketing, maka dibutuhkan kesabaran dan ketahanan mental yang ekstra. Tetap konsisten dalam Pekerjaan dan pantang menyerah adalah kunci kesuksesan Anda.

SEJARAH KARTU KREDIT


Sejarah Singkat Kartu Kredit di Dunia

Diners adalah kartu kredit pertama di dunia.

Sejarah kartu kredit bisa kita telusuri dan pahami. Cikal bakal kemunculannya itu sendiri sudah pernah diramalkan oleh seorang novelis sekaligus pengacara bernama Edward Bellamy dari Massachusetts di tahun 1887. Dalam novelnya yang berjudul "Looking Backward", Tuan Bellamy menyebut atau menggunakan istilah "kartu kredit" kurang lebih ada 11 kali. Inilah yang menjadi inspirasi atau pendorong untuk mewujudkan hayalan seperti ini menjadi kenyataan.

Seperti yang pernah dijelaskan di bagian sejarah uang, meski uang dalam bentuk kertas dan logam sudah sangat bagus, tetap saja memiliki beberapa kekurangan yang terkadang sangat merepotkan. Untuk mengatasi berbagai kekurangan seperti itulah diperlukan terobosan-terobosan baru.

Sejarah Singkat Kartu Kredit

Awal tahun 1900-an beberapa perusahaan pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan department store di Amerika Serikat sebenarnya sudah memperkenalkan semacam kartu belanja yang bisa dipergunakan oleh langganan mereka. Kartu belanja ini diterbitkan oleh perusahaan dan fungsinya hanya sebatas sebagai kartu member seperti yang sering kita jumpai saat ini. Misalnya kartu member matahari club card, kartu diskon, dsb. Tujuan dibuatkannya kartu-kartu ini agar konsumen menjadi lebih loyal dan ada manajemen yang lebih rapi untuk mengurus data-data konsumen untuk keperluan marketing dan promosi di masa yang akan datang.

Pada tahun 1946 mulai diperkenalkan ke masyarakat sebuah sistem pembayaran kredit yang diprakarsai oleh institusi perbankan. Adalah seorang bankir bernama John Biggins dari Flatbush National Bank of Brooklyn yang memperkenalkan sistem ini dengan julukan "charge it". Tujuannya adalah untuk memudahkan konsumen (nasabah bank tersebut) bertransaksi dengan toko-toko atau merchant-merchant yang juga menjadi nasabah di bank tersebut. Jadi merchant-merchant harus menyerahkan slip bukti transaksi di mana bank akan menagih kepada nasabah yang menggunakan fasilitas "charge-it" ini. Proses ini mengharuskan si nasabah memiliki rekening koran atau tabungan di bank tersebut.

Diners Club Card

Perkembangan berikutnya adalah apa yang disebut dengan Diners Club Card. Bermula di tahun 1949 ketika secara tidak sengaja seorang businessmanbernama Frank McNamara ketinggalan dompet setelah acara makan malam di sebuah restoran ternama. Pada saat tagihan datang, dirinya baru sadar bahwa dompetnya tertinggal. Dari kejadian ini Frank McNamara memulai debutnya untuk mencari solusi pengganti uang tunai atau dompet yang sering tertinggal yang mungkin banyak dialami orang lain juga. Tahun 1950, Frank McNamara bersama rekannya Ralph Schneider kembali ke restoran tersebut dengan menggunakan sebuah kartu pembayaran yang unik. Inilah cikal bakal kartu kredit yang kita kenal hingga saat ini. Semuanya bermula dari Diners Club yang saat itu adalah jenis kartu "charge card". 

Kartu "charge" adalah kartu kredit dalam arti konsumen bisa menunda pembayaran pada saat bertransaksi atau berbelanja di toko. Bank yang akan membayar terlebih dulu kepada pemilik toko. Baru di bulan berikutnya giliran bank yang menagih ke konsumen dan konsumen wajib membayar penuh(full). Sedikit berbeda dengan kartu kredit yang kita kenal sekarang. Namun demikian adalah benar bahwa sejarah kartu kredit berawal dari Diners Club. Karena Diners Club adalah kartu dengan sistem penundaan pembayaran (kredit) pertama buat konsumen. Semua konsumen pemilik Diners Club bisa makan minum di semua restoran tanpa perlu membawa uang tunai atau takut dompetnya tertinggal. Perusahaan Diners Club yang akan membayarnya terlebih dulu kepada toko atau restoran, lalu baru akan ditagihkan di bulan berikutnya kepada si pemilik kartu. Sejak saat itu (1951) penggunaan kartu Diners Club begitu terkenal di Amerika dan pada tahun yang bersamaan ditemukanlah bahan pembuat kartu dengan bahan dasar plastik yang membuatnya semakin mempesona. Sebab waktu dulu kartu masih menggunakan bahan dasar kertas.

Debut American Express, Visa dan MasterCard

Tak mau kalah, tahun 1958 American Expressmengeluarkan kartu kreditnya yang dikenal dengan julukan AMEX (American Express). Pada awalnya, jenis kartu kredit ini juga adalah kartu charge sama seperti Diners Club. Menyusul beberapa tahun kemudian Bank of America (VISA) mengeluarkan kartu kredit mereka juga. Era tahun 1960 merupakan era edukasi manfaat kartu kredit secara besar-besaran buat para pelancong yang sering berpindah-pindah kota di Amerika. Dan pada pertengahan tahun 1970 pemerintah Amerika Serikat melalui kongres menetapkan regulasi kebijakan terhadap penggunaan kartu kredit. Aturan main semakin diperjelas agar industri kartu kredit bertumbuh dengan baik sesuai jalurnya. Sejak itulah kartu kredit berkembang sedemikian rupa di Amerika Serikat dan akhirnya menular ke negara-negara di Eropa, Arab, Australia, Asia termasuk ke Indonesia.

Kurang lebih itulah sejarah singkat munculnya kartu kredit hingga kita kenal sekarang. Jadi kartu kredit sudah melewati banyak tahapan dan membutuhkan waktu berabad-abad hingga sekarang. Semua penemuan selalu membutuhkan banyak pengorbanan dan proses, tidak sesederhana yang kita anggap apalagi mengatakan bahwa kartu kredit adalah hutang. Hutang adalah konsep berpikir atau perilaku, bukan sebuah produk. Meski menggunakan uang kontan sekalipun, tidak ada jaminan seseorang tidak akan pernah berhutang.

#Sumber Kartukredit

Belanja ONLINE dg KARTU KREDIT

Search for:

Toggle navigation

Cara Pintar Belanja Online dengan Kartu Kredit

Belanja online  kini semakin mudah dengan adanya layanan pembayaran melalui kartu kredit. Dengan adanya kartu kredit ini, seseorang bisa berbelanja dengan mudah dan nyaman.  Namun untuk transaksi via online dengan menggunakan kartu kredit Anda harus ekstra berhati-hati.

Tips Kartu Kredit untuk Belanja Online

1. Lakukan transaksi jual beli maupun transfer dengan menggunakan komputer sendiri. Dengan transaksi melalui komputer sendiri, Anda sudah meminimalisir pencurian data.

2. Pasanglah antivirus atau antispyware yang dapat dipercaya pada perangkat komputer Anda. Antivirus dan antispyware akan melindungi komputer Anda dari serangan virus atau spyware yang dapat mencuri data perbankan Anda.

3. Pastikan url (alamat) situs tempat Anda melakukan transaksi memang benar karena sekarang banyak situs palsu yang tampilannya mirip dengan situs belanja online asli.

4. Pilihlah toko online yang  dapat dipercaya dan memiliki reputasi serta kredibilitas yang baik. Untuk memastikannya Anda bisa menghubungi via telepon, email,atau browsing testimonial dari pembeli atau pelanggan. Jika pelayanannya mengecewakan, semakin banyak testimoni negatif di dunia online.

5. Ketika melakukan transaksi dengan kartu kredit, sebaiknya Anda mencatat hal-hal penting seperti nomor transaksi, besarnya biaya, serta nama orang atau lembaga yang ditransfer agar Anda sewaktu–waktu dapat meminta bank membatalkan transaksi bila  ada kecurigaan.

6.Bila merasa ada hal yang aneh pada tagihan kartu kredit Anda, langsung hubungi bank bersangkutan untuk meminta klarifikasi atau pembatalan transaksi.

7. Selesai melakukan transaksi, jangan lupa keluar (Log Out / Sign Out) dari akun agar tidak ada orang lain yang bisa menggunakan akun Anda untuk bertransaksi. Agar lebih aman, sebaiknya Anda menghapus cache dan cookies.

8. Jangan pernah melakukan save passwords untuk situs-situs perbankan agar orang lain tidak bisa mengaksesnya tanpa sepengetahuan Anda.

9. Gunakan kartu kredit dengan limit paling rendah ketika bertransaksi di dunia online. Seandainya terjadi  suatu hal yang tak diinginkan, kerugian Anda tidak akan  terlalu banyak.

10. Jangan memberikan digit angka yang ada dibelakang kartu kredit Anda kepada orang lain karena hal tersebut bersifat rahasia.

Semoga tips kartu kredit di atas dapat membantu Anda berbelanja online dengan aman dan nyaman. 

#Sumber RAJA KARTU KREDIT

Aman BELANJA dg KARTU KREDIT

Search for:

Toggle navigation

Tips Kartu Kredit Belanja Cerdas dan Aman

Banyak orang menduga bahwa salah satu biang masalah keuangan selama ini adalah kartu kredit. Anggapan tersebut tak selalu benar karena masih banyak masyarakat pengguna kartu kredit yang tetap aman keuangannya dengan menggunakan kartu berhutang ini.

Tips Kartu Kredit 1 : Jangan bebankan semua keperluan keluarga terhadap kartu kredit. Akhirnya, tagihan kartu kredit yang satu ditutup dengan kartu kredit yang lainnya. Kalau hal tersebut dilakukan secara terus- menerus dalam waktu tertentu maka hutang kartu kredit akan semakin bengkak.

Tips Kartu Kredit 2 : Sebaiknya sebelum Anda belanja barang tertentu, terlebih dahulu Anda memikirkan kembali, apakah akan memakai kartu kredit atau uang cash. Jangan sampai semua pembelanjaan dilakukan dengan menggunakan kartu kredit.

Tips Kartu Kredit 3 : Jika Anda pergi ke pusat perbelanjaan dan berniat untuk membeli barang yang sangat Anda butuhkan, coba Anda lihat, apakah ada diskon atau tidak untuk pembelian barang  tersebut bagi kartu kredit yang Anda pegang, jika perlu tanyakan kepada SPG nya atau kasir.

Tips Kartu Kredit 4 : Perhatikan tidak hanya penawaran diskonnya saja, tetapi juga biaya administrasi atau abonemen  yang ditimbulkan dari penggunaan kartu kredit. Jika biaya tersebut tidak Anda perhatikan maka total tagihan akan membengkak. Apalagi jika pembayaran Anda dilakukan dengan cara mencicil, Anda akan dikenai beban bunga, sehingga harga yang harus dibayar menjadi lebih mahal.

Tips Kartu Kredit 5 : Tanyakan kepada penjual barang atau makanan tersebut, apakah pembelian dengan menggunakan kartu kredit dikenakan biaya administrasi atau tidak? Jika iya, maka sebaiknya Anda meminta untuk tidak dikenakan atau membebaskan biaya administrasi tersebut.

Tips Kartu Kredit 6 : Banyak kartu kredit yang menawarkan keuntungan tambahan, seperti poin yang bisa ditukar dengan layanan atau diskon tertentu. Jadilah pengguna kartu kredit yang bisa berbelanja pintar.

Tips Kartu Kredit 7 : Penggunaan kartu kredit memang sangat praktis dan menguntungkan, karena itu kita diberi waktu beberapa minggu sebelum ditagih untuk membayar pemakaian. Tetapi perlu Anda ingat bahwa keuntungan maksimal hanya didapat apabila Anda membayar penuh tagihan kartu kredit Anda. (MW)

#Sumber RAJAKARTUKREDIT

UMKM. YANG LAYAK DIBIAYAI PERBANKAN II

Departemen Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM (DPAU) – Bank Indonesia
Gedung D Lantai 8, Jl. M. H. Thamrin No. 2, Jakarta 10350
Telp. (021) 2981-5458/8599/8244; Fax. (021) 2310786

Fasili​tas Pencarian Data UMKM

Kategori Data          Jumlah Responden SurveyProvinsi:  All  Aceh                                                                              Bali                                                                              Banten                                                                            Bengkulu                                                                          Daerah Istimewa Yogyakarta                                                        Daerah Khusus Ibukota Jakarta                                                     Gorontalo                                                                         Jambi                                                                             Jawa Barat                                                                        Jawa Tengah                                                                       Jawa Timur                                                                        Kalimantan Selatan                                                                Kalimantan Tengah                                                                 Kalimantan Timur                                                                  Kepulauan Riau                                                                    Lampung                                                                           Maluku                                                                            Maluku Utara                                                                      Nusa Tenggara Barat                                                               Papua                                                                             Papua Barat                                                                       Riau                                                                              Sulawesi Selatan                                                                  Sulawesi Tengah                                                                   Sulawesi Tenggara                                                                 Sulawesi Utara                                                                    Sumatera Barat                                                                    Sumatera Selatan                                                                  Sumatera Utara                                                                    Provinsi :15207Kab/Kota :  Kab/Kota :Informasi dan Komunikasi 
Jumlah Perusahaan : 62 
Perdagangan Besar dan Eceran Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 
Jumlah Perusahaan : 6223 
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 
Jumlah Perusahaan : 1521 
Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 
Jumlah Perusahaan : 42 
Pertambangan dan Penggalian 
Jumlah Perusahaan : 36 
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 
Jumlah Perusahaan : 1 
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 
Jumlah Perusahaan : 10 
Transportasi dan Pergudangan 
Jumlah Perusahaan : 58 
Industri Pengolahan 
Jumlah Perusahaan : 5074 
Konstruksi 
Jumlah Perusahaan : 208 
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang, Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah 
Jumlah Perusahaan : 9 
Real Estate 
Jumlah Perusahaan : 1 
Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis 
Jumlah Perusahaan : 512 
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 
Jumlah Perusahaan : 785 
Jasa Pendidikan 
Jumlah Perusahaan : 9 
Kegiatan Jasa Lainnya 
Jumlah Perusahaan : 509 
Jasa Keuangan dan Asuransi 
Jumlah Perusahaan : 22 
Jasa Persewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya 
Jumlah Perusahaan : 102 
Jasa Perorangan yg Melayani RT, Keg yg Menghasilkan Brg & Jasa oleh RT yg Digunakan Sendiri utk Memenuhi Kebutuhan 
Jumlah Perusahaan : 19 
Pengadaan Listrik, Gas, Uap Air Panas dan Udara Dingin 
Jumlah Perusahaan : 4

UMKM YANG LAYAK DIBIAYAI PERBANKAN

Database Profil UMKM

PROFIL USAHA MIKRO,KECIL DAN MENENGAH YANG POTENSIAL DIBIAYAI OLEH PERBANKAN
Usaha yang sedang tidak menerima kredit dari bank namun memerlukan kredit untuk pengembangan usaha

Dalam rangka mendorong intermediasi perbankan kepada sektor riil dan UMKM, salah satu upaya yang dilakukan Bank Indonesia adalah dengan menyediakan informasi data profil UMKM yang tidak sedang mendapatkan pembiayaan perbankan, namun membutuhkan kredit/pembiayaan dalam rangka pengembangan usahanya. 

Dengan tersedianya data profil UMKM dimaksud, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para pihak terutama bagi UMKM dalam rangka mempercepat akses pembiayaan dari perbankan. 

Data profil UMKM menyajikan data informasi pengusaha (nama perusahaan, lama usaha, alamat, dll) serta data usaha yang antara lain mencakup informasi kegiatan usaha, tingkat persaingan usaha, total asset, rata-rata penjualan per tahun, proyeksi pertumbuhan, kebutuhan pembiayaan, taksiran aset untuk jaminan kredit serta jumlah dokumen persyaratan kredit. 

Sumber: Bank indonesia